Saat putus cinta, biasanya orang akan membuang semua barang-barang kenangan atau hadiah pemberian kekasihnya. Namun ada pula sebahagian orang yang memilih menyimpannya, sebagai pelajaran hidup yang berharga.

museum dlm  Wow, Ada Muzium Patah Hati
Di Inggris, barang-barang kenangan bekas kekasih boleh menjadi sesuatu yang menarik bagi orang banyak. Kenapa hal-hal yang memiliki kenangan pahit boleh disebut menarik?
Di sebuah tempat bernama Muzium Patah Hati, Anda akan menemukan jawabannya. Berbagai barang kenangan dari hubungan asmara yang putus di tengah jalan berkumpul di tempat ini, dan semua orang pun bebas melihatnya.
Muzium ‘ajaib’ tersebut bertempat di Tristan Bates Theatre, London, dan akan dibuka untuk umum awal Ogos 2011. Dikutip dari Female First, selama tiga minggu, para pengunjung boleh melihat objek-objek dari pengalaman cinta para pasangan –yang sayangnya, tidak berjalan baik.
Masing-masing benda punya cerita menyedihkan. Mulai dari gaun pernikahan (yang berakhir perceraian), boneka Teddy Bear bertuliskan ‘I Love You’ dari bekas kekasih yang berselingkuh sampai benda-benda yang sudah tidak jelas lagi bentuknya –kerana sempat dibuang, dirosak atau usang kerana terlalu lama disimpan.
Barang-barang yang akan dipamer di muzium, merupakan pemberian sukarela dari ratusan orang yang patah hati dari seluruh dunia. Setiap orang dapat mengirimkan barang pemberian bekas kekasih, lengkap dengan kisah cinta di baliknya. Meskipun terkesan sebagai ajang ‘lucu-lucuan’, projek unik ini tidak main-main diselenggarakan.
Untuk menciptakan Muzium Patah Hati, The Tristan Bates Theatre mengaji sejumlah orang yang ahli di bidangnya. Mulai dari seniman, sutradara teater, penyanyi, penulis puisi, komposer, kelompok tari bahkan novelis ikut terlibat dalam pembuatan ‘projek patah hati’ ini.
Pameran akan dibagi menjadi dua tempat. Koleksi utama akan dipamerkan di The Tristan Theatre di Tower Street, sementara koleksi yang lebih kecil ditempatkan di 38 Earlham Street.
Sebelumnya, pameran serupa pernah diadakan 2010 lalu di Croatia. Pemrakarsanya adalah Olinka Vistica dan Drazen Grubisic, pasangan yang sempat putus cinta dan memutuskan untuk membagi kesedihan mereka ke khalayak ramai. Sampai saat ini, muzium yang bernama Museum of Broken Relationship itu berhasil mengumpulkan 700 benda berisi kenangan menyedihkan.